Showing posts with label Diskusi. Show all posts
Showing posts with label Diskusi. Show all posts

Monday, July 27, 2015

Promo Buku Saya ke-6: Hukum Anjing Menurut Islam

PROMO JULI 2015:


Proses pencetakan buku saya ke-6 telah dimulai. Judulnya kali ini : "Hukum Anjing Menurut Islam". Dicetak limited dan distribusi buku yang juga terbatas. Buku ini tidak saya jual di toko buku bebas tetapi insyaAllah bagi sahabat yang berdomisili di Palembang khususnya bisa mendapatkan buku ini juga nantinya di pets shop yang telah menjalin kerjasama dengan saya serta forum-forum pencinta hewan yang tersebar diseluruh Indonesia, Malaysia serta Brunei Darussalam.


Bagi sahabat yang bermaksud untuk menjadi reseller diluar kota Palembang, silahkan mengajukan proposalnya via inbox, bbm, wa atau email saya. Nanti saya proses dulu aplikasinya, bagi reseller yang saya approve akan dihubungi secepatnya.





Untuk sahabat yang ingin P.O silahkan inbox dengan format:

Nama/Alamat/no telpon/email aktif.

Contoh:
Armansyah/Jl. Sosial no. 166 Km. 5 Palembang/0816355539/armansyah.skom.mpd@live.com


Harga buku: Rp. 50.000,- (bebas ongkos kirim keseluruh Indonesia)
Khusus 50 pemesan buku pertama saya kasih bonus : DVD murrotal al-Qur'an+Terjemahannya dalam bahasa Indonesia sebesar 1.6Gb, aplikasi al-Qur'an berbasis windows freeware/open source serta ebook saya berjudul: "Menjawab Islam Liberal": Arsip pemikiran Armansyah (EBook terbaru saya dalam format EPub)


Buku insyaAllah akan siap sekitar 15-20 hari kedepan terhitung dari 27 Juli 2015.

Silahkan kirim proposal ke:

SMS/WA: 0816355539

BBM : 5756345f

IG : armansyah_sutan_sampono

Line : arman_syah

FB: armansyah

Email : armansyah.skom.mpd@live.com

cover-hukum-anjing_final copy

Tuesday, February 3, 2015

Ananda bertanya tentang Alien

Selepas sholat Maghrib berjemaah beberapa malam lalu, ananda nomor dua, Haura, bertanya pada saya dalam sesi liqo:


Pa, apakah Alien itu memang ada? | Sambil senyum saya jawab dengan pertanyaan kembali: Nak, rumah kita ini ada berapa kamar? | Dijawab sama Haura : Ada 4 kamar pa. Kamar papa-mama, kamar kakak, kamar ayuk sama adek dan kamar Nyai (Nenek). | Nah, jika rumah kita ini punya 6 sampai 10 kamar, bagaimana? | Haura Jawab: Ya sia-sia dong Pa, masak dibiarkan kosong saja. | Nah, begitu juga kira-kira fungsi dari planet-planet yang ada di semesta kita nak. Khan Ayuk sudah belajar di IPA, bahwa selain bumi, diluar angkasa sana ada begitu banyak planet dan gugusan bintangnya, bahkan ada banyak juga galaksi. Lalu, apakah menurut Ayuk, Allah akan menciptakan tempat-tempat itu secara sia-sia tanpa pengisinya? Hanya untuk menjadi hiasan semata-mata? 


Haura tampaknya sudah menangkap arah pembicaraan saya, lalu kemudian menjawab: Jika begitu Alien itu ada disana yo Pa. | Saya: InsyaAllah pastinya demikian nak. Allah sudah mengatakan bahwa DIA menyebarkan Dabbah di langit dan dibumi serta apa-apa yang ada diantara keduanya. Semua itu diciptakan secara Haq agar menjadi pemikiran bagi kita orang yang berakal. Allah tidak menjadikan itu untuk main-main saja.


Haura bertanya lagi: Apakah Alien itu sama seperti kita pa? | Saya jawab: Namanya Dabbah itu adalah makhluk hidup. Baik dia berupa hewan maupun makhluk lainnya termasuk misalnya seperti kita ini, manusia, atau seperti Jin, seperti cacing, seperti lintah, seperti kecoak dan sebagainya. Bahkan jika air itu memiliki kehidupan, maka airpun termasuk sebagai Dabbah. Jika tetumbuhan itu memiliki kehidupan maka tumbuhan itupun termasuk sebagai Dabbah. Dan kita umumnya menyebut makhluk-makhluk yang diluar manusia di bumi sebagai Alien.


Si Kakak lalu tiba-tiba menyeletuk bertanya : Nah Pa, Kalau Alien itu adalah Dabbah seperti yang papa katakan tadi, mungkin saya ada yang seperti kita khan Pa? | Saya mengangguk membenarkan: ya, sangat bisa saja begitu nak. | Kakak Melanjutkan : Lalu apakah mereka punya Nabi dan Rasul juga Pa? Apakah Nabi Muhammad juga harus mereka imani Pa? | Saya tersenyum lalu jawab: Iya nak, didalam al-Qur'an sudah dijelaskan bahwa setiap umat itu pasti akan didatangkan Rasul-Rasul dari jenis mereka sendiri.


Jadi logikanya, jika di planet-planet itu atau di bintang-bintang itu ada makhluk hidup berakal seperti kita maka kepada mereka tentu juga diutus Rasul-Rasul Tuhan. Lalu tentang Nabi Muhammad, beliau adalah Bani Adam, maka misi utamanya ditujukan untuk kita para Bani Adam.


Jika kemudian Nabi Muhammad juga diutus kepada bangsa Jin seperti yang pernah papa ceritakan tempo hari maka disitulah universalitas kenabian Muhammad, Nabi kita itu diutus kepada semesta alam. Jadi syari'atnya tentu juga sama dengan syari'at para Nabi dan Rasul dimanapun termasuk diberbagai planet disemesta raya ini. Sebab mereka berasal dari satu Tuhan, yaitu Allah. Sehingga bila para Alien itu percaya pada Nabi-nabi mereka disana, tentu konsekwensi logisnya juga merekapun secara otomatis harus percaya dengan Nabi-nabi kita kaum Bani Adam.


Lalu Pa, apakah mungkin kita bertemu mereka? | InsyaAllah nak. Segala sesuatu dapat saja terjadi. Mereka juga hamba Allah, sama seperti kita. Jika teknologi kita sudah sampai pada taraf penerbangan antar planet seperti di film-film itu atau kita bisa teleportasi, maka besar kemungkinan kita dapat bertemu muka dengan mereka. Wallahu a'lam.

Semoga dialog ini bermanfaat.
Salam dari Palembang Darussalam.
29 Januari 2015

Armansyah Azmatkhan.

Thursday, August 16, 2012

Menolak mengkafirkan malah dikafirkan! Sebuah catatan untuk grup Muhammadiyah

By Armansyah


Menolak mengkafirkan malah dikafirkan !
Sebuah catatan untuk grup Muhammadiyah


Judul ini mungkin dirasa provokatif oleh anda, tetapi itulah faktanya. Ketika kita menolak mengikuti pemahaman segelintir orang untuk mengkafirkan dan menyesatkan sekelompok orang, sekte atau madzhab tertentu didalam Islam maka kita dianggap bagian dari kelompok dan sekte orang tersebut. 


Hal ini saya alami dalam salah satu grup diskusi milik ormas Muhammadiyah di facebook dengan alamat http://www.facebook.com/groups/warga.muhammadiyah/. Diskusi itu sendiri berkaitan dengan perbedaan pandangan antara sesama member disana berkaitan status para sahabat Rasul yang dianggap semuanya bersifat adil yang kemudian setelah saya intervensi dengan pandangan saya berkaitan itu (silahkan cek disini untuk detilnya : http://arsiparmansyah.wordpress.com/2007/08/28/sahabat-nabi-tidak-selamanya-benar/ ) kemudian saya dihujat dan dituduh sebagai penganut Syiah.