Friday, April 12, 2013

Teks pembuka dan penutup khutbah Jum'at

Oleh Armansyah

Berikut adalah teks pembuka dan penutup khutbah Jum'at yang biasa dibacakan oleh Khatib.

Silahkan di copy paste bagi yang membutuhkannya :

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ


Akhir dari khutbah pertama :

Tuesday, April 2, 2013

Konfirmasi Sutradara Saur Sepuh : Indra Mahendra

Oleh : Armansyah



Banyaknya ketidakpuasan masyarakat pencinta Sandiwara Radio Saur Sepuh atas penayangan cerita Brama Kumbara 2013 produksi PT. Genta Buana Paramitha oleh pihak Indosiar per 15 januari 2013 telah menjadi sebuah sorotan tersendiri oleh semua pihak, tidak terkecuali oleh Bapak Indra Mahendra sendiri selaku penata musik dan sutradara dari Legenda Sandiwara Radio di tahun 80-an itu.


Berikut saya tampilkan pernyataan beliau yang dimuat dalam group Facebook "Saur Sepuh Karya Niki Kosasih" :


konfirm_indramahendra



Bagi rekan-rekan yang curious ingin tahu banyak tentang cerita asli Brama Kumbara (Saur Sepuh) versi Sandiwara Radionya, maka silahkan merujuk linknya kesini :


http://arsiparmansyah.wordpress.com/2013/02/07/kisah-asli-brama-kumbara-catatan-seorang-pendengar-saur-sepuh-tahun-80-an/


http://arsiparmansyah.wordpress.com/2013/01/10/musik-latar-sandiwara-radio-saur-sepuh/


Thursday, February 7, 2013

Kisah Asli Brama Kumbara (catatan seorang pendengar Saur Sepuh tahun 80-an)

Kisah Asli Brama Kumbara


Oleh : Armansyah


Sebagai salah satu anak bangsa yang pernah hidup dijaman 80-an, tentu sandiwara radio bukan hal yang asing buat saya. Kala itu saya masih duduk dibangku Sekolah Dasar (SD) sekitar kelas 4 atau 5 (persisnya saya lupa tapi kurang lebihnya ya begitu). Ada banyak cerita yang bisa didenar dari Sandiwara Radio itu, mulai dari cerita tentang jaman kerajaan, cerita para wali, cerita anak, dongeng sampai kisah drama percintaan modern.


Sebut saja beberapa judul yang ada waktu itu seperti Saur Sepuh, Ibuku Sayang Ibuku Malang, Misteri dari Gunung Merapi, Butir-Butir Pasir dilaut, Tutur Tinular, Babad Tanah Leluhur, Bende Mataram, Keris Gandrung Arum. 


Dari semua sandiwara radio itu, Saur Sepuh adalah sandiwara radio yang menjadi Master of the Legend atau legenda terbesar dari sandiwara radio yang pernah ada dijaman-jaman itu. Saur Sepuh merupakan karya asli dari Niki Kosasih (almarhum) yang bercerita tentang perjalanan seorang pendekar sakti mandraguna bernama Brama Kumbara yang kelak menjadi raja disalah satu kerajaan diwilayah kulon yang bernama Madangkara.


Monday, February 4, 2013

Link Download Rekaman Khutbah Jumat Bulan Pebruari 2013

Link rekaman Khutbah saya, Jum'at 01 Pebruari 2013 dengan judul: "Matematika Hidup". Sebuah ajakan untuk berintropeksi diri masing-masing atas ibadah yang selama ini sudah dilakukan. Mencakup juga himbauan saya untuk tidak merayakan valentine bagi generasi muda Islam dan berbaik sangka dalam menyikapi kasus LHI (Luthi Hassan Ishaq) yang sedang hangat-hangatnya dimedia massa.


http://www.4shared.com/mp3/xgAP7Uu9/Khutbah-01-02-2013.html

Semoga bermanfaat.,

Sunday, January 13, 2013

Download Rekaman Khutbah Idul Adha 1989

Oleh : Armansyah


Berikut adalah link rekaman dari Khutbah 'Iedul Adha 1409H/ 1989 almarhum ayahanda saya di Masjid Al-Mukhlis Palembang. Sebuah rekaman lawas namun penuh dengan pesan yang masih tetap uptodate untuk kita sepanjang masa, sebab semua yang disampaikan adalah pesan-pesan Islam yang universal.


Maaf jika kualitas suaranya agak kurang bagus, kasetnya juga sudah lumayan lama dan mulai berjamur.




Bagian Pertama (Side A) :


 http://www.4shared.com/mp3/dr_5KXDO/khutbah-pp1.html


Bagian Kedua (Side B) :


http://www.4shared.com/music/MqqTdLkG/khutbah-pp2.html



Thursday, January 10, 2013

Musik latar Sandiwara Radio Saur Sepuh

Oleh : Armansyah


Sahabat 80-an....


Catatan saya kali ini tidak berkaitan dengan diskusi keagamaan apapun, tetapi saya ingin sedikit berbagi kenangan masa lalu. Masa dimana radio masih menjadi sebuah device yang sangat dimanja dan diperhatikan. Jaman sinetron dipertelevisian yang serba vulgar, pamer kekayaan dan hal-hal materialistis plus pornografi bahkan belum lahir seperti saat ini. Itulah jaman jaya-jayanya Sandiwara Radio.


Ya, tahun 80-an adalah era emas dari eksistensi sandiwara radio. Kita betah berlama-lama duduk manis didepan radio yang waktu itu semua frekwensinya masih ada dititik AM hanya untuk mendengarkan cerita-cerita silat dan drama tertentu. Sebut saja misalnya sandiwara radio berjudul : Saur Sepuh, Tutur Tinular, Babad Tanah Leluhur, Gandrung Arum, Bende Mataram, Mahkota Mayangkara, Sabda Pandita Ratu, Misteri dari Gunung Merapi, Butir-butir pasir dilaut, Ibuku Sayang Ibuku Malang dan sebagainya.




[caption id="attachment_2368" align="aligncenter" width="468"]Salah satu contoh poster promo Sandiwara Radio Saur Sepuh diera 80-an Salah satu contoh poster promo Sandiwara Radio Saur Sepuh diera 80-an[/caption]

Wednesday, December 5, 2012

Fenomena Gunung ES

Fenomena Gunung ES

Oleh : Armansyah

ilustrasi

Inilah fenomena gunung es yang kemudian bisa diambil sebagai pelajaran bersama. Kita sering merasa diri kita serba tahu dan serba benar, padahal apa yang baru kita tahu dan apa yang kita selalu anggap benar, hanyalah sejengkal dari kenyataan yang sesungguhnya. 


Hidup ini luas dan agamapun tidaklah sesempit keterbatasan pikiran kita apalagi pikiran setiap orang juga berbeda kapasitasnya dalam hal optimasi sumber daya yang ada. Acapkali baru tahu satu dua ayat, baru mengikuti pengajian disebuah majelis, kita kemudian pongah dan laksana tahu semua ilmu dan semua literatur.

Sehingga ketika ada literatur lain diketengahkan, dan itu bertentangan dengan yang telah kadung diyakininya sebagai suatu kebenaran, padahal juga memiliki tingkat keshahihan dan argumentasi logis ilmiah yang sama, buru-buru divonis sebagai batil atau sekurang-kurangnya disebut dhaif. 


Semoga Allah SWT senantiasa memberikan kita ilmu-ilmu baru yang lebih membuka cakrawala berpikir dan mengasah tingkat critical thinking kita atas semua dogma yang tersebar dimasyarakat. Ilmu yang tidak cuma sebatas argumen kosong tanpa nash dan fakta yang sulit dikaji, tetapi ilmu yang bisa dipertanggung jawabkan secara ilmiah, ilmu yang sumber-sumbernya bisa diuji dan dikaji oleh siapapun. InsyaAllah.