Thursday, July 24, 2014

Doa untuk Gaza

Mari berdoa untuk kemenangan para mujahidin yang saat ini sedang berusaha membendung serangan zionis yahudi israel laknatullah melalui jalur darat dan udara. Kita berdoa juga untuk para syuhadanya dan kemaslahatan umat disana. Semoga Allah menangkan para pemegang panji-panji Islam di Gaza.

Allahummansur ikhwana mujahidin fii ghozza








Allahumma harriril muslimiina fi Ghozzah
Ya Allah bebaskan kaum Muslimin di Gaza
Ya dzal jalaaali wal Izzah
Wahai pemilik Keagungan dan Kemuliaan


Allahumma Fukka asrohum
Ya Allah lepaskanlah yang tertawan dari mereka

wasyfii mariidhohum, waksyif kurbatahum.
Sembuhkan yang sakit, lenyapkan derita mereka

Kemuliaan jangan dicari pada makhluk

Oleh : Armansyah

Status FB, 20 Juli 2014

Kita berbuat benar dan baik, jika orang sudah tak suka maka tetap saja salah dimatanya. Jadi tak usah mencari kemuliaan dihadapan makhluk, bukan ditangan mereka rezeki kita, tidak pula ditentukan oleh mereka hidup atau mati kita. Terus saja berbuat benar, istiqomah dalam kebaikan insyaAllah semua akan baik-baik saja. Semua berasal dari Allah dan semua akan kembali pada Allah.

Cara Allah menjaga kitab-Nya

Oleh : Armansyah


Ada orang yang dipahamkan terhadap makna al-Qur'an, begitulah cara Allah menjaga firman-Nya. Ada orang yang dihafidzkan redaksional al-Qur'an, begitulah cara Allah menjaga kalam-Nya. Ada orang yang dimudahkan dalam ilmu Makhorijul Huruf sehingga mengerti setiap perbedaan lafadz hijaiyyah al-Qur'an, begitulah cara Allah menjaga kemurnian wahyu-Nya. Ada orang yang hatinya senantiasa didekatkan pada al-Qur'an, lisannya selalu berdzikrullah dengan al-Qur'an maka begitulah cara Allah menjaga keberadaan hadist-Nya. Ada orang yang senantiasa siap mati demi menjaga al-Qur'an dari kehinaan dan penistaan, maka begitulah cara Allah menjaga qolam-Nya. Ada orang yang menemukan bermacam metode penghafalan, pembelajaran hingga pemahaman al-Qur'an dan begitulah cara Allah menjaga Al-Basha'ir-Nya. Ada orang yang hari-harinya disibukkan dengan berbagai eksperimen dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka membuktikan setiap penjelasan al-Qur'an dari sudut kacamata sains modern, maka begitulah cara Allah menjaga al-Huda-Nya.





“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an dan sesungguhnya Kami benar-benar memeliharanya.” (Surah Al-Hijr [15] ayat 9)


Al-Qur'an selalu menjadi kemukjizatan sepanjang masa, lintas jaman dan abad. Tak pernah ada diatas jagad raya ini sebuah kitab yang setiap katanya memberikan ektasi sebegitu hebat pada diri manusia. Tak pernah ada selainnya disemesta raya ini, sebuah kitab yang setiap katanya dihafal dan dipahami mulai dari cara membacanya, mengingat huruf demi hurufnya sampai pengamalannya seperti terhadap al-Qur'an. Dan itu bukan hanya oleh satu atau dua orang tertentu namun oleh ratusan ribu orang sepanjang masanya.


Berhijab tapi belum berakhlak?

Oleh : Armansyah


Sudah berjilbab tapi kadang kelakuan masih tak sholehah, sudah banyak menguasai ilmu agama tapi masih susah mengendalikan diri saat marah demikian seterusnya kita suka mendengar dan melihat fenomena-fenomea sejenis ini. Lalu bagaimana menyikapinya?


Ya sikapi sebagai sesuatu yang alamiah sajalah. Manusia itu butuh proses untuk berubah. Tak ada perubahan yang terjadi secara instan. Masih bersyukur bila orang ini setidaknya sudah ada perubahan. Ketimbang misalnya berjilbablah tidak eh kelakuannya juga bejad. Paham agama tidak eh emosinya meledak-ledak. Jadi dimana letak keseimbangannya?


Justru adanya sisi positip spiritual dibalik sisi negatif seseorang ini, dapat menjadi pembimbing dan alat kontrol bagi orang itu sendiri. Ya, mungkin jika ia tidak berjilbab kelakuannya justru sangat bejad, boro-boro kurang sholehah. Jika ia tidak paham ilmu agama, mungkin marahnya dapat membuat dia juga menjadi seorang pembunuh, pemabuk dan seterusnya. Pokoknya lebih jahat dan keji ketimbang itu.


Ini bukan untuk memberikan pembenaran atas fenomena-fenomena tersebut tapi lebih kepada perubahan cara pandang kita terhadapnya untuk tidak terus-terusan negatif. Tak ada kondisi yang benar-benar ideal. Mudah-mudahan orang itu dan juga kita semua yang sedang terus menerus dalam proses perubahan menjadi lebih baik dan semakin baik setiap hari.... dimudahkan Allah jalannya.


Aamiin.

Genosida Pikiran

Oleh : Armansyah


Jika sekarang kita kembali diguncangkan oleh genosida rakyat Gaza oleh yahudi zionis israel maka sesungguhnya generasi muda umat Islam ini telah lama di genosida pikirannya oleh paham-paham sekuler, liberal, komunis dan anti Islam lainnya. Pikiran mereka dicuci dengan konsep-konsep yang seolah terlihat rasional tapi dibaliknya justru sangat benci pada nash-nash al-Qur'an dan as-Sunnah.


Target genosida pikiran ini adalah anak-anak muda Islam yang memang masih labil pendiriannya, belum teguh imannya serta masih dalam proses pencarian jati diri kebenaran agamanya bahkan iapun boleh jadi belum mengenal hakekat dirinya sendiri. Jikapun ada yang terlihat sudah dewasa, maka bisa di traceback lagi kronologis riwayat keislamannya dari awal, latar belakang pendidikan agama keluarganya, pergaulannya sampai literatur yang memenuhi khasanahnya.

Antara Pilpres dan Gaza

Oleh : Armansyah


Dunia selalu penuh kejahatan dan konspirasi, tidak perlu kita terlalu tenggelam menyibukkan diri membahas semua dugaan tentang terjadinya kecurangan dalam pilpres, pilkada, pilwako hingga pemilihan ketua RT atau bahkan ketua kelas. Fakta genosida oleh Yahudi israel laknatullah atas rakyat Gaza yang jelas ada didepan mata semua makhluk tanpa perlu prosedural penyidikan atau banding ke Mahkamah Konstitusipun orang menutup mata serta telinganya.


Padahal kurang bukti apalagi terhadap pembantaian yang terjadi pada sebagian besar kaum perempuan dan anak-anak, menghancurkan fasilitas umum, memborbardir masjid bahkan rumah sakit di Gaza? Apa sikap"sang polisi dunia"? Mereka malah mengaminkan sikap brutal dan biadab bangsa babi dan kera tersebut. PBB, NATO hingga Liga Arab lumpuh layu dan cuma bisa mengatakan ikut menyesalkan terjadinya peristiwa itu tanpa ada langkah konkret tegas untuk menyeret pemimpin yahudi tersebut ke mahkamah internasional.


 

guf2


Bandingkan dengan perlakuan mereka terhadap Iran, Iraq, Libya atau Afghanistan. Iran yang mengembangkan uranium untuk kesehatan dan listrikbagi kesejahteraan rakyatnya sendiri mati-matian di embargo dan mendapatkan ancaman penyerangan sepihak dengan tuduhan mengembangkan senjata nuklir meski tuduhan itu sampai hari ini tidak pernah terbukti. Iraq diserang sepihak secara brutal dan presidennya, Saddam Husein, dijadikan terdakwa lalu dihukum mati atas tuduhan pengembangan senjata pemusnah massal yang lagi-lagi sampai hari ini juga tidak bisa di buktikan. Libya, digempur dan pemimpinnya, Moammar Ghadafi ditembak mati dengan alasan otoriter.


Resiko Dakwah

Oleh : Armansyah


Setiap pelaku dakwah mesti paham apa artinya teknik konfrontasi. Jalan ini akan penuh dengan resiko untuk dicaci maki orang, dilempari batu atau bahkan dikejar untuk dibunuh dan "diamankan". Oleh sebab itu diperlukan siyasah tersendiri agar para pendakwah tetap dapat menari ditengah badai dan dilain waktu bisa pula berdansa dengan srigala tanpa harus ikut kehilangan idealisme maupun lupa akan tujuan dakwahnya.


Menyebarlah kembali wahay panah-panah Islam, jika kalian tidak mungkin untuk menembus mati sasaranmu, setidaknya engkau akan mampu membuatnya luka dan tergores yang menghambat gerak laju musuh-musuhmu. Bangkit yaa ayyuhal mudzammil, bangunlah yaa ulil albab. Lihatlah luasnya langit yang terkembang dan bumi yang membentang, berdzikirlah dengan lisan dan perbuatan yang mencerminkan sikap maa kholaqta haadza baathila yaa Arhamarrohimin.

Armansyah Azmatkhan.