Friday, May 8, 2015

Berdakwalah...

Berdakwalah, walaupun kita bukan manusia suci. Berbagilah keindahan ilmu agama yang telah dianugerahkan Allah kepada kita, karena niat dan tujuan kita bukan untuk menyakiti hati mereka yang belum bertaubat, melainkan sebagai ungkapan perhatian dan cinta kasih kita untuk mereka sehingga kelak dapat berkumpul bersama di syurga-Nya. Semua adalah bagian dari ibadah kita pada-Nya. We do it lillahita'ala.


Dakwah itu indah, dakwah itu ekspresi cinta.
Dakwah itu jalan menuju syurga-Nya Allah.




Tidak harus selalu pendakwah itu bebas dari salah dan dosa, karena sifat dasar manusia penuh dengan keterbatasan serta kekurangan. Dakwah bukan sebuah arogansi keilmuan maupun kealiman seseorang. Setiap pendakwah juga manusia biasa seperti manusia lain kebanyakan.


Apa yang disampaikan dan dituliskan mungkin tidak pula selamanya cermin dari aplikasi. Justru hal tersebut menjadi pemicu semangat dan senjata yang menjadi cambuk untuk mendera dirinya sendiri agar istiqomah.


Kadang iman masih seperti jalanan dipuncak, penuh turunan dan tanjakan serta jalan yang berkelok.


Allah akan menguji setiap apa yang kita ucapkan.
Mudah bilang "sabar" maka Allah akan uji kesabaran kita, akankah kita memang tengah serius belajar untuk menjadi orang-orang penyabar?


Allah ingin melihat sejauh mana kita bersungguh-sungguh dalam mendekat pada-Nya.


Karena menyebarkan ilmu merupakan salah satu bentuk rasa cinta kepada Allah dan juga makhluk-Nya.
Berdakwah itu menguji diri ini juga dalam memahami ilmu. Melalui dakwah, kita bisa menyebarkan ilmu, meluruskan pemahaman, dan mewariskan pengetahuan sebab kita bukan makhluk yang abadi. Kematian cuma soal giliran dan waktu.


Jadi, jangan pelit berbagi ilmu pengetahuan khususnya ilmu agama. Itulah salah satu bagian amal jariyah yang kelak membantu kita dipengadilan Allah Azza Wajalla.


Teruslah belajar, berbagi dan berdakwah. Jadilah orang-orang yang memberikan inspirasi cinta-Nya terhadap sesama hamba.


Salam dari tepian sungai Lematang, Kota Lahat.
23 April 2015


ditepian_sungai_lematang









Armansyah, M.Pd
Original posted:
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10153177796483444&set=a.10150222596188444.336520.727558443&type=1



Bila...

Bila engkau letih dan hilang semangat, Allah tahu kita sudah mencoba segala upaya. Bila tangis tumpah tak tertahankan, Allahpun telah menghitung setiap tetes air mata tersebut.


Bila engkau merasa sebuah kegelisahan karena waktu yang melaju begitu cepat, Allah tetap bersama kita dan mendampingi. Bila akal dirasa berjumpa pada kebuntuannya maka Allah adalah sang penunjuk jalan.


Maka apabila kita telah berazam, Bertawakkallah kepada Allah.


ilustrasi_keletihan



Cinta dan pernikahan

Jika alasan sebuah pernikahan adalah hanya karena cinta maka setiap pasangan akan dengan mudah jatuh cinta dan terpikat pada hal-hal yang lebih menarik hatinya.


Dan jika sebuah ikatan pernikahan adalah semata karena untuk ibadah kepada Allah maka sesungguhnya Allah akan senantiasa melimpahkan rohmah, mawaddah serta sakinah kepada kita.


sekeluarga


Hargailah orang yang mencintaimu bukan karena ia mengemis cinta padamu, namun karena begitu berharganya dirimu dihatinya.


Palembang Darussalam, 19 April 2015
Armansyah.


Original posted:
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10153167956853444&set=a.10150222596188444.336520.727558443&type=1

Hidup adalah perjalanan...

Hidup adalah sebuah perjalanan dari Allah dan menuju Allah.


Palembang Darussalam, 18 April 2015
Armansyah


Diambil dari status fb saya: https://www.facebook.com/armansyah/posts/10153166186753444

Untukmu : Guru!

ilustrasi_guru


Guru bukan satu tapi beribu.
Bukan sementara tapi selamanya.
Bukan dimusuhi tapi disayangi.
Bukan dilupai tapi diingati.
Bukan hanya di sini tapi di mana-mana.
Bukan untuk saat ini saja tapi hingga ujung nyawa




Guru sebagai "Murobbi" seakar dengan kata robb atau tarbiyah.
Yaitu sebagai pendidik, pemelihara dan pengajar murid-muridnya dengan cara bertahap dan berkelanjutan dari tidak paham sampai paham apa yang diajarkan. Begitulah sabarnya guru saat mendidik dan mengajarkan murid-muridnya


Guru sebagai "Muwa'izah" Seperti dalam surah Asy-Syu'ara ayat 136
Guru sebagai Muwa'izah yaitu orang yang senantiasa menasehatkan, mengingatkan, dan menjaga anak didiknya dari pengaruh yang berbahaya


Guru sebagai "Mudarris" Seperti dalam surah Al-An'am ayat 105
Guru sebagai Mudarris yaitu orang yang senantiasa melakukan kegiatan ilmiah seperti membaca, memahami, mempelajari, menulis.


Mulai dari anak didik tidak pandai semua itu, sampai pandai sehingga bisa lebih lagi dari guru. Itulah hebatnya guru


Guru sebagai "Ahli dzikr" Seperti dalam surah An-Nahl ayat 43, yaitu orang yang memiliki pengetahuan, menguasai masalah, atau ahli di bidangnya. Sebagai ahli dzikr, karakter guru hendaklah sebagai orang yang mengingatkan pada murid-muridnya dari perbuatan yang melanggar larangan Allah dan Rasul-Nya. Itulah mulianya guru yang tidak henti untuk terus mengajarkan kebaikan kepada anak didiknya


Guru......
Kasihmu tak pernah hilang ditelan waktu
Nasihatmu akan abadi didalam kalbu
Ilmu yang berguna akan selalu terlimpahkan
Tidak henti untuk membimbing dan mengajarkan para murid
Engkau hanya berharap kami semua menjadi berguna
Engkau yang terus berdo’a, semoga kami meraih cita-cita


Guru.....
Jadikanlah dirimu seorang yang.....
Hadirnya di TUNGGU
Hilangnya di RINDU
Ilmunya di BURU
Nasihatnya di SERU
Tingkah lakunya di TIRU
Jasanya di KALBU


Guru.......
Tulusnya hatimu,
Sabarnya dirimu,
Mulianya akhlak mu
Yang membuat kami terharu
Semoga ilmu yang diberikan akan bermanfaat untuk kami semua sebagai anak didik.


Jelang dinihari, 22 April 2015
Salam dari tepian sungai Lematang, Kota Lahat


Armansyah Azmatkhan M.Pd


Original posted: 
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10153176650308444&set=a.10150222596188444.336520.727558443&type=1



Kecaman untuk Direktur Migrant Care (kasus hukuman mati)

Saya mengecam keras pernyataan Direktur Migrant Care, Anis Hidayah yang mempertanyakan kepatutan muslim Indonesia untuk melakukan ibadah umroh ke tanah suci hanya karena ada kasus pemancungan salah seorang TKW kita disana sebagaimana diberitakan oleh media Tribunnews.com. Jika kata-kata tersebut benar keluar dari mulutnya dan bukan pemelintiran oleh media maka sebagai muslim, saya menyerukan pada Anis Hidayah untuk menarik kembali ucapannya itu dan melakukan taubat nasuha karena telah melecehkan hukum agama.


screenshootnya




Kita semua menyayangkan kasus ini sampai terjadi, tapi kita juga harus dapat menghormati hukum qishos yang berlaku di Arab Saudi sebagai implementasi mereka terhadap syar'at Islam yang menjadi dasar konstitusi kerajaan tersebut. Kita harus bersikap obyektif memandang kronologi kasus ini, jangan hanya melakukan pendekatan dari sisi emosional atau rasa nasionalisme buta belaka. TKW kita itu sesuai pengakuannya sendiri dipengadilan Arab Saudi telah melakukan pembunuhan serta divonis dengan hukuman mati kecuali ahli mayit memberikan permaafannya. Sayangnya dalam kasus ini, keluarga orang yang terbunuh menolak memberikan maafnya meskipun ditawarkan diat dalam jumlah besar.


Ibadah umroh sendiri merupakan salah satu ibadah yang terdapat di dalam ajaran Islam, olehnya tidak sepatutnya dijadikan ajang pelecehan dalam bentuk apapun. Orang harus berhati-hati mengeluarkan pernyataan kepublik. Sebuah ibadah tidak dapat dibatalkan hukumnya semata-mata berdasarkan rasa like or dislike, love or hate dan sebagainya. Ia hanya dapat dibatasi oleh nash agama yang syar'i juga, misalnya orang boleh tidak berpuasa Romadhon jika ia sedang menstruasi, sakit atau sedang dalam perjalanan tertentu. Contoh lain, orang boleh membatalkan puasa sunnahnya jika ia kedatangan tamu sebagai bentuk penghormatan tuan rumah terhadap tamu tersebut. Artinya disini Nash yang berisikan perintah berpuasa hanya bisa dibatalkan oleh nash lain yang juga datang dari Allah dan Rasul-Nya.


Ibadah umroh dan haji ketanah suci dikota Mekkah dan Madinah tetap berlaku sepanjang masa meskipun terdapat hal-hal buruk menyangkut hubungan antara kedua negara ataupun like or dislike kita pada otoritas yang berkuasa atas tanah suci.


Semoga Allah mengampuni dan memberikan hidayah-Nya kepada direktur Migrant Care tersebut. Umat Islam wajib untuk menentang pernyataannya terkait ibadah umroh itu. Ini adalah bagian dari psy-war untuk menggerus satu demi satu hukum-hukum agama didalam Islam.


Palembang Darussalam, Jum'at 17 April 2015
Armansyah.


Original posted: 
https://www.facebook.com/photo.php?fbid=10153163926238444&set=a.10150222596188444.336520.727558443&type=1



Filosofi Padi dan Rumput

Jika kita menanam padi maka rumput akan ikut tumbuh, tapi jika kita menanam rumput maka mustahil padi akan ikut tumbuh.


Bumi Sriwijaya ba'da Jum'at, 17 April 2015
Armansyah.


Original Posted: https://www.facebook.com/armansyah/posts/10153163311588444